Analisis Kebutuhan Air di Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan
DOI:
https://doi.org/10.54687/jurnalkajenv9101Keywords:
Water Demand,, Drinking Water Supply System,, Wonopringgo Sub-district.Abstract
Salah satu kebutuhan mendasar manusia merupakan air bersih yang wajib tersedia dalam kapasitas dan kualitas yang memadai. Namun, peningkatan jumlah penduduk yang terjadi di Kecamatan Wonopringgo setiap tahunnya menyebabkan permintaan air bersih turut meningkat. Meskipun pemerintah telah menyelenggarakan program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk menyokong kebutuhan air bersih masyarakat, debit air yang tersedia belum tentu mencukupi sampai tahun 2040. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air masyarakat di Kecamatan Wonopringgo dan mengevaluasi apakah debit ketersediaan air saat ini memadai hingga akhir periode proyeksi. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode kuantitatif deduktif yang mencakup metode proyeksi penduduk (model aritmatika dan model geometrik) dan metode analisis kebutuhan air (kebutuhan domestik, non domestik, kehilangan air, dan kebutuhan air total). Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah penduduk Kecamatan Wonopringgo pada tahun 2040 diproyeksikan mencapai 74.782 jiwa penduduk dengan kebutuhan air totalnya sebanyak 156,38 liter/detik.
References
Diasa, I. W., Soriarta, I. K., & Suryawan, G. (2019). Analisa kehilangan air (non-revenue water) pada jaringan sistem penyediaan air minum (SPAM): Studi kasus Kecamatan Mengwi. Jurnal Gradien Fakultas Teknik UNR, 11(2), 1–19.
Ginanjar, A., Rezagama, A., & Handayani, D. S. (2023). Rencana induk sistem penyediaan air minum Kota Pekalongan. Jurnal Teknik Lingkungan, 4(3), 31–41.
Hajia, M. C., Binilang, A., & Wuisan, E. M. (2015). Perencanaan sistem penyediaan air bersih di Desa Taratara Kecamatan Tomohon Barat. Tekno, 13(64), 39–47.
Mongisidi, J. G., & Supit, C. J. (2019). Analisis sistem penyediaan air bersih di Desa Ranomerut Kecamatan Eris Kabupaten Minahasa. Jurnal Sipil Statik, 7(8), 1015–1026. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jss/article/view/24505
Prajanto, H. S. N. (2022). Analisis kebutuhan dan ketersediaan air di sistem penyediaan air minum (SPAM) Kamijoro daerah pelayanan Kabupaten Kulonprogo (pp. 1–73).
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2020). Bersama membangun air minum untuk Indonesia hebat.
Rahmi, L. (2017). Analisis proyeksi pertumbuhan penduduk terhadap kondisi ketenagakerjaan di Kota Sawahlunto Sumatera Barat. Georafflesia, 2(1), 95–106.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan. (2020). Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan Nomor 3 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pekalongan Tahun 2020–2040.
Silangen, M. G., Tilaar, S., & Sembel, A. (2020). Pemetaan masalah penyediaan air minum di perkotaan Tobelo Kabupaten Halmahera. Jurnal Spasial, 7(1), 70–81.
Suryadi, M., & Gasali, M. (2019). Analisis kebutuhan air bersih: Studi kasus perencanaan jaringan pipa distribusi di Desa Pengalihan Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir dengan aplikasi EPANET 2.0. Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, 5(1), 33–42. https://ojs.selodangmayang.com/index.php/bappeda/article/view/119
Tumanan, Y. K., Binilang, A., & Mangangka, I. R. (2017). Pengembangan sistem penyediaan air bersih di Desa Uuwan Kecamatan Dumoga Barat Kabupaten Bolaang Mongondow. Jurnal Sipil Statik, 5(4), 195–204.

