Hubungan Motivasi dengan Sikap Mahasiswa Program Studi Keperawatan dalam Melakukan Praktikum Mandiri di Laboratorium

Authors

  • Indriani Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
  • Wiwiek Natalya

DOI:

https://doi.org/10.54687/jurnalkajenv9103

Keywords:

Independent Practicum,, Motivation,, Attitude,, Laboratory,, Nurse

Abstract

Praktikum mandiri laboratorium merupakan bagian penting dari kurikulum pendidikan keperawatan untuk memperkuat kompetensi praktik, namun observasi menunjukkan tidak semua mahasiswa melaksanakannya secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan motivasi dan sikap mahasiswa program studi keperawatan dalam melakukan praktikum mandiri di laboratorium. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 144 mahasiswa S1 dan D3 Keperawatan semester IV Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan yang dipilih melalui teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner motivasi dan sikap berbasis google formyang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan motivasi mahasiswa berada pada kategori baik sebesar 51% dan kurang baik 49%, sedangkan sikap baik sebesar 52% dan kurang baik 48%. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang sangat signifikan antara motivasi dan sikap dalam pelaksanaan praktikum mandiri dengan nilai p-value0,000 (<0,05). Kontribusi penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa penguatan motivasi berperan dalam pembentukan sikap positif mahasiswa terhadap praktik mandiri laboratorium sebagai dasar perbaikan strategi pembelajaran praktik. Disimpulkan bahwa peningkatan motivasi internal dan dukungan eksternal institusi berpotensi meningkatkan kualitas keterlibatan mahasiswa dalam praktikum mandiri.

References

Novikasari, L., & Hairunisa. (2020). Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Tingkat Kecenasan Pasien Anak Rawat Inap Di Rumah Sakit Candimas Medical Center Kotabumi Kabupaten Lampung Utara. Malahayati Nursing Journal , 482-483.

Nurahayu, D. (2018). hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi katarak.ubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi katarak.

Pradana, F. A. (2019). hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kepuasan pasien yang mendapatkan pelayanan di instalasi gawat darurat. 44.

Pranata, L. (2021). Manajemen Keperawatan "Kualitas Pelayanan Keperawatan". Sumatera Barat: Insan Cendekia Mandiri.

Purwaningsih, D. F. (2018). perilaku caring perawat pelaksana di ruang rawat inap. jurnal ilmiah kesehatan .

Sihombing, D. T., Karo, M., & Barus, M. (2021). hubungan caring behavior perawat dengan tingkat kecemasan pasien isolasi covid-19 di ruang st. laura rs. santa elizabeth medan.

Sungkowo, W. R., Choiriyyah, Z., & Priyanto. (2016). Hubungan Perilaku Caring Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pra Operasi Mayor Di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Pku Muhammadiyah Temanggung. jurnal gizi dan kesehatan , 142-149.

Trisnaheni, D. (2020). hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan tingkat kecemasan pasien di ruang rawat inap. 49.

BUKU

Cholifah, Ameli, P., & Nisak, U. K. (2019). Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jawa Timur: Umsida Press.

Manurung, N. (2016). Terapi Reminiscense, solusi pendekatan sebagai upaya tindakan keperawatan dalam menurunkan kecemasan, stres dan depresi. Jakarta: CV. Trans Info Media.

Downloads

Published

31-07-2025