Fragmentasi Tingkat Partisipasi Komunitas dalam Pengelolaan Pencemaran Sungai Loji: Analisis Cohen-Uphoff dan Arnstein
DOI:
https://doi.org/10.54687/jurnalkajenv100103Keywords:
Community participation, River pollution management, Arnstein’s ladder, Cohen–Uphoff, Collaborative environmental governanceAbstract
Pencemaran Sungai Loji di Kota Pekalongan terus meningkat akibat limbah domestik, industri kecil batik dan jeans, serta sampah padat, sehingga memengaruhi kualitas air dan ekosistem sungai. Komunitas Peduli Kali Loji (KPKL) menjadi aktor penting dalam upaya pengurangan pencemaran melalui edukasi, aksi bersih sungai, dan advokasi lingkungan. Namun efektivitas partisipasi komunitas tersebut belum pernah dianalisis secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menelaah fragmentasi tingkat partisipasi KPKL dalam pengelolaan pencemaran Sungai Loji dengan menggunakan kombinasi kerangka Cohen–Uphoff (tahapan partisipasi) dan tangga partisipasi Arnstein (tingkat kekuasaan). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif–analitis melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta analisis dokumen termasuk data BOD–COD DLH tahun 2022–2025 (data hingga februari 2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air Sungai Loji tetap berada pada kategori tercemar berat, dengan COD konsisten tinggi di segmen hilir dan lonjakan BOD ekstrem pada tahun 2023. Di sisi lain, tingkat partisipasi KPKL bersifat terfragmentasi: program edukatif seperti Sekolah Sungai mencapai tingkat partnership, sedangkan program strategis seperti advokasi IPAL berada pada tingkat consultation hingga non-participation. Mayoritas program komunitas terperangkap pada level tokenism, di mana keterlibatan tidak disertai pengaruh pada pengambilan keputusan. Fragmentasi ini menjelaskan terbatasnya dampak upaya komunitas terhadap perbaikan kualitas air. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan pencemaran sungai membutuhkan tata kelola kolaboratif yang memberikan ruang partisipasi substantif, bukan sekadar pelibatan simbolis, dalam proses perencanaan, regulasi, dan pengawasan lingkungan.
References
Alfandi, D., Qurniati, R., & Febryano, I. G. (2019). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan mangrove. Jurnal Sylva Lestari, 7(1), 30–41. https://doi.org/10.23960/jsl1730-41
Arnstein, S. R. (1969). A ladder of citizen participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224. https://doi.org/10.1080/01944366908977225
Baptista, J., Wilson, A., & McBride, N. (2021). Citizen participation and collaborative environmental governance: A systematic literature review. Environmental Science & Policy, 120, 42–56.
Chen, H., Li, X., & Zhang, Y. (2022). Community-based river pollution control: Lessons from participatory environmental governance in East Asia. Sustainability, 14(3), 1120.
Cohen, J. M., & Uphoff, N. (2019). Participation's place in rural development: Seeking clarity through specificity. World Development, 118, 178–192.
Cornwall, A. (2020). Power in participation: Revisiting citizen engagement in development practice. Development in Practice, 30(4), 455–464.
Gaventa, J., & Barrett, G. (2022). Mapping the outcomes of citizen participation. World Development, 150, 105715.
Guo, J., & Bai, J. (2019). The role of public participation in environmental governance: Empirical evidence from China. Sustainability, 11(17), 4696. https://doi.org/10.3390/su11174696
Lassa, J. (2021). Community participation in environmental governance in Indonesia: Challenges and opportunities. Journal of Environmental Management, 287, 112322.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.
Mukherjee, N. (2020). Collaborative governance in water resource management: A review and synthesis. Water Policy, 22(6), 1–15.
Pretty, J. (2022). People, participation, and sustainability: Re-thinking community engagement in environmental management. Ecology and Society, 27(1), 14.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kharisma Nuzul Nabila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
