Transformasi Sosial Ekologi di Kawasan Rob: Dinamika Perubahan Lanskap dan Adaptasi Masyarakat di Dusun Simonet

Authors

  • Salim Said Universitas Islam Sultan Agung

DOI:

https://doi.org/10.54687/jurnalkajenv100105

Keywords:

Rob, Kebertahanan Masyarakat, Transformasi Sosial-Ekologi, Perubahan Lanskap

Abstract

Fenomena rob yang terus menerus menenggelamkan kawasan pesisir telah memicu perubahan sosial-ekologis yang signifikan di berbagai wilayah, termasuk Dusun Simonet di Kabupaten Pekalongan. Kawasan ini mengalami abrasi sejak 2005 dan rob intensif sejak 2015, yang mengakibatkan menyusutnya lahan, rusaknya infrastruktur, dan berkurangnya jumlah penduduk secara drastis. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika perubahan lanskap serta bentuk adaptasi dan kebertahanan masyarakat dalam menghadapi tekanan lingkungan yang ekstrem. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dokumentasi, serta analisis tematik terhadap data kualitatif yang diperkuat dengan peta kondisi wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rob di Dusun Simonet memiliki pola genangan yang rutin mengikuti pasang-surut harian, dengan durasi genangan sepanjang malam hingga dini hari. Degradasi lahan terjadi secara progresif, menghilangkan akses darat dan memaksa masyarakat bergantung pada perahu sebagai moda utama. Kebertahanan sosial terbentuk melalui solidaritas, hubungan kekerabatan, dan pengalaman tinggal yang panjang, sementara kebertahanan ekonomi ditopang oleh aktivitas nelayan dan pekerjaan sampingan akibat hilangnya tambak. Adaptasi fisik dilakukan dengan meninggikan rumah, membuat tanggul, serta memindahkan barang ke tempat lebih aman, sedangkan adaptasi lingkungan muncul dalam bentuk pengungsian saat rob ekstrem. Penelitian ini menegaskan bahwa transformasi sosial-ekologis di kawasan rob menghasilkan bentuk adaptasi yang kompleks dan berjenjang. Temuan ini berimplikasi pada perlunya kebijakan relokasi bertahap, peningkatan infrastruktur adaptif, serta program pemberdayaan ekonomi pesisir untuk memperkuat ketahanan masyarakat.

References

Ayeb-Karlsson, S., van der Geest, K., Ahmed, I., Huq, S., & Warner, K. (2016). A people-centred perspective on climate change, environmental stress, and livelihood resilience in Bangladesh. Global Environmental Change, 38, 1–12. https://doi.org/10.1016/j.gloenvcha.2016.02.002

Bakti, L. M. (2010). Kajian sebaran potensi rob Kota Semarang dan usulan penanganannya. Program Pascasarjana Teknik Sipil, Universitas Diponegoro.

Cutter, S. L., Burton, C. G., & Emrich, C. T. (2010). Disaster resilience indicators for benchmarking baseline conditions. Journal of Homeland Security and Emergency Management, 7(1), Article 51. https://doi.org/10.2202/1547-7355.1732

Folke, C. (2006). Resilience: The emergence of a perspective for social–ecological systems analyses. Global Environmental Change, 16(3), 253–267. https://doi.org/10.1016/j.gloenvcha.2006.04.002

Folke, C., Carpenter, S. R., Walker, B., Scheffer, M., Chapin, T., & Rockström, J. (2010). Resilience thinking: Integrating resilience, adaptability and transformability. Ecology and Society, 15(4), Article 20. https://www.ecologyandsociety.org/vol15/iss4/art20/

Gunderson, L. H. (2010). Ecological and human community resilience in response to natural disasters. Ecology and Society, 15(2).

Hidayah, R. N., Sriyanto, & Suharini, E. (2025). Dampak banjir rob terhadap sosial ekonomi dan adaptasi masyarakat di Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang 2020–2024. Geo-Image Journal.

Islam, M. M., & Walker, D. H. T. (2015). How do links between households and NGOs promote disaster resilience and recovery? A case study of coastal Bangladesh. Natural Hazards, 78, 1707–1727. https://doi.org/10.1007/s11069-015-1802-4

Kaho, H. R., & Giyarsih, S. R. (2018). Kualitas permukiman pada Basin Wonosari dan Perbukitan Karst Gunungsewu di Kabupaten Gunungkidul. Jurnal Bumi Indonesia.

Kusumastuti, R. D., Viverita, Husodo, Z. A., Suardi, L., & Danarsari, D. N. (2014). Developing a resilience index towards natural disasters in Indonesia. International Journal of Disaster Risk Reduction, 10, 327–340. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2014.10.007

Miller, F., Osbahr, H., Boyd, E., Thomalla, F., Bharwani, S., Ziervogel, G., ... Nelson, D. (2010). Resilience and vulnerability: Complementary or conflicting concepts? Ecology and Society, 15(3), Article 11. https://www.ecologyandsociety.org/vol15/iss3/art11/

Norris, F. H., Stevens, S. P., Pfefferbaum, B., Wyche, K. F., & Pfefferbaum, R. L. (2008). Community resilience as a metaphor, theory, set of capacities, and strategy for disaster readiness. American Journal of Community Psychology, 41(1–2), 127–150. https://doi.org/10.1007/s10464-007-9156-6

Ostrom, E. (2009). A general framework for analyzing sustainability of social-ecological systems. Science, 325(5939), 419–422. https://doi.org/10.1126/science.1172133

Qasim, S., Qasim, M., Shrestha, R., Khan, A. N., Tun, K., & Ashraf, M. (2016). Community resilience to flood hazards in Khyber Pakhtunkhwa Province of Pakistan. International Journal of Disaster Risk Reduction, 18, 100–106. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2016.03.009

Rendi, N. (2022, May 27). Tujuh keluarga masih bertahan di Dusun Simonet. Radar Semarang. https://radarsemarang.jawapos.com/berita/jateng/kajen/2022/05/27/tujuh-keluarga-masih-bertahan-di-dusun-simonet/

Simpson, D. M. (2006). Indicator issues and proposed framework for a disaster preparedness index (DPi). Center for Hazards Research and Policy Development, University of Louisville.

Suhendra, M. L., & Benardi, A. I. (2025). Societal adaptation to coastal tidal flooding in Sayung Subdistrict, Demak Regency. Jurnal Penelitian Geografi.

Susanto, N. A., Paripurno, E. T., & Nugrahajati, R. D. (2021). Kemampuan adaptasi masyarakat pesisir menghadapi abrasi dan banjir rob di Desa Bedono, Sayung, Demak. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.

Tran, D. D., van Halsema, G., Hellegers, P. J. G. J., Ludwig, F., & Seijger, C. (2018). Stakeholders' assessment of adaptation pathways for flood risk management in the Mekong Delta. Climatic Change, 152, 453–469. https://doi.org/10.1007/s10584-018-2333-1

Downloads

Published

30-07-2026