KEBIJAKAN TRANSFORMATIF PENANGANAN RISIKO BANJIR DAN ROB DI KABUPATEN PEKALONGAN

Authors

  • Yulianto Adi Setiawan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Pekalongan
  • Nugara Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.54687/jurnalkajenv6i01.5.

Keywords:

banjir, rob, kebijakan transformatif, perspektif lansekap, tata kelola lintas batas

Abstract

Wilayah Pesisir Kabupaten Pekalongan terdampak fenomena banjir dan rob dalam kurun waktu delapan belas tahun terakhir. Penyebabnya antara lain: curah hujan, perubahan guna lahan, pendangkalan sungai, pasang-surut air laut dan kenaikan muka air laut. Selain itu laporan para ahli dari beberapa lembaga menunjukan adanya penurunan muka tanah yang berkelanjutan. Sehingga menimbulkan kerusakan infrastruktur dan hilangnya lahan akibat genangan permanen. Dari sisi sosial ekonomi terjadi peningkatan pengeluaran dan penurunan kesejahteraan masyarakat terdampak yang berimplikasi pada kondisi fiskal pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab banjir, interaksi antar faktor, serta kemampuan wilayah dalam merespon potensi ancaman dan kondisi kerentanan tersebut dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasilnya dalam penanganan banjir dan rob seluruh elemen pemerintah (pusat, provinsi, dan kabupaten/kota) melalui kebijakannya, serta lembaga swadaya masyarakat, akademisi, dan stakeholder melalui berbagai program telah berperan aktif meskipun belum didapatkan solusi absolut. Kebijakan transformatif yang dapat dirumuskan dalam penanganan banjir dan rob di Kabupaten Pekalongan antara lain: 1) Adaptasi kawasan dan kewilayahan; 2) Manajemen pengendalian banjir; 3) Penguatan kapasitas sumber daya manusia dan institusi dalam pengurangan risiko bencana.

Downloads

Published

25-07-2022