IDENTIFIKASI POTENSI ROB KABUPATEN PEKALONGAN BERDASARKAN HASIL KAJIAN GEOLOGI KEWILAYAHAN
DOI:
https://doi.org/10.54687/jurnalkajenv6i02.1Keywords:
rob, geologi kewilayahan, pantai utara jawaAbstract
Fenomena rob yang terjadi di Kabupaten Pekalongan secara masif mulai menggenang sekira satu dasawarsa terakhir. Secara fungsi waktu, awal tahun 2013 setidaknya hampir dua luasan kelurahan tergenang di Kabupaten Pekalongan. Penggenangan yang terus berlangsung mengakibatkan luas area terdampak menjadi sepertiga wilayah empat kecamatan di Kabupaten Pekalongan pada saat pengumpulan data di tahun 2018, yakni Kecamatan Siwalan, Kecamatan Wonokerto, Kecamatan Wiradesa dan Kecamatan Tirto. Air laut yang menggenang ke pemukiman warga merupakan kejadian alamiah wujud dari dinamika pantai utara jawa. Namun, hal yang perlu diperhatikan bahwa kejadian tersebut tidak merata di setiap wilayah yang berbatasan dengan pantai utara jawa. Sebagian wilayah pantura mengalami penambahan daratan. Dalam tulisan ini disampaikan beberapa kajian geologi kewilayahan yang merunut faktor penyebab dan pemicu fenomena rob di Kabupaten Pekalongan. Aspek morfologi, jarak dengan bibir pantai dan sungai, elevasi tiap lokasi fokus, tinggi genangan, serta litologi yang diendapkan, dijadikan titik acuan dalam pengembangan kajian.